
Film “Sugar Daddy” menceritakan kisah Derry, seorang duda yang kesepian setelah kehilangan istrinya, dan Aurel, seorang mahasiswa yang terjerat masalah ekonomi. Mereka terlibat dalam hubungan yang rumit, di mana Derry mencari pelipur lara dan Aurel mencari cara untuk memperbaiki keuangan keluarganya. Film ini menyoroti dinamika hubungan antara sugar daddy dan sugar baby, serta konflik emosional yang muncul di antara keduanya. Berikut adalah poin-poin penting dari film “Sugar Daddy”:

- Derry (Darius Sinathrya):Seorang duda paruh baya yang merasa kesepian dan mencari pelipur lara setelah kehilangan istrinya. Ia tertarik pada konsep sugar daddy untuk mengisi kekosongan dalam hidupnya.
- Aurel (Megan Domani):Seorang mahasiswa yang menghadapi masalah keuangan dan terjerat utang pinjaman online. Ia terpaksa menjadi sugar baby untuk mendapatkan uang.
- Konflik utama:Hubungan Derry dan Aurel yang bermula dari kesepakatan transaksional, kemudian berkembang menjadi hubungan yang lebih kompleks dan emosional.
- Isu sosial:Film ini juga mengangkat isu-isu sosial seperti tekanan ekonomi pada remaja, dinamika keluarga, dan pencarian makna cinta di era modern.
- Visualisasi dan akting:Film ini mendapat pujian atas visual yang apik dan akting memukau dari para pemerannya.
- Pesan moral:Film ini tidak hanya menyajikan kisah romantis, tetapi juga memberikan pelajaran tentang kejujuran, komitmen, dan saling memahami dalam sebuah hubungan.
Secara keseluruhan, “Sugar Daddy” adalah film yang menggabungkan unsur romansa, komedi, dan drama dengan isu-isu sosial yang relevan. Film ini mengajak penonton untuk merenungkan makna cinta, hubungan, dan dinamika sosial yang kompleks.